Bayangkan jika: Seorang dewa yang dihukum turun ke bumi karena memberontak pada Dewa Tertinggi, ia jatuh di tengah padang rumput dimana empat pasukan besar umat manusia sedang bersiap untuk sebuah peperangan yang akan menentukan masa depan dunia.

By Hardy Awan · 7 segments · 1 contributors · 0 likes
A powerful deity is cast down to earth and must navigate a world of human conflict, where he may find a chance for redemption.
deitywarrebellionredemptionpowerdestruction

Bayangkan jika: Seorang dewa yang dihukum turun ke bumi karena memberontak pada Dewa Tertinggi, ia jatuh di tengah padang rumput dimana empat pasukan besar umat manusia sedang bersiap untuk sebuah peperangan yang akan menentukan masa depan dunia.

Bayangkan jika: Seorang dewa yang dihukum turun ke bumi karena memberontak pada Dewa Tertinggi, ia jatuh di tengah padang rum

Dewa itu bangkit, ia menyadari bahwa hanya setengah dari kekuatan dewa yang tersisa di tubuhnya, walaupun demikian, senjata sakti tombak kayangan masih digenggamnya.

Dewa itu bangkit, ia menyadari bahwa hanya setengah dari kekuatan dewa yang tersisa di tubuhnya, walaupun demikian, senjata s

Ringkik kuda perang meraung di udara, instingnya menyadari sebuah kekuatan luar biasa yang bukan berasal dari bumi sedang hadir di depannya, para penunggangnya sibuk menenangkan kuda-kuda itu, para pemimpin pasukan pecah konsentrasinya karena keadaan yang tiba-tiba tak terkendali.

Ringkik kuda perang meraung di udara, instingnya menyadari sebuah kekuatan luar biasa yang bukan berasal dari bumi sedang had

Dewa yang jatuh perlahan memulihkan ingatannya, ia menatap setiap pasukan yang seakan mengepungnya lalu pandangannya mengarah kelangit, ia mengangkat tongkat dewa ke atas kepalanya, kemudian berteriak membahana, "Aaaaargh", bahunya berguncang dan suara itu memekakkan telinga.

Dewa yang jatuh perlahan memulihkan ingatannya, ia menatap setiap pasukan yang seakan mengepungnya lalu pandangannya mengarah

Keempat pasukan dari empat kerajaan menutup telinga mereka, kuda-kuda mengangkat kaki depan tinggi-tinggi, beberapa prajurit terlempar dari punggung kuda. Sementara para jendral perang terperanggah atas apa yang mereka lihat dan rasakan.

Keempat pasukan dari empat kerajaan menutup telinga mereka, kuda-kuda mengangkat kaki depan tinggi-tinggi, beberapa prajurit

Mengingat semua yang terjadi padanya, dewa yang jatuh itu murka seakan menjadi gila, dengan sekuat tenaga ia menghentakkan tongkat dewanya ke tanah. "Booom". Seketika gempa terjadi, berawal dari tongkat tanah bergelombang seperti air laut di musim muson barat.

Mengingat semua yang terjadi padanya, dewa yang jatuh itu murka seakan menjadi gila, dengan sekuat tenaga ia menghentakkan to

Dari ujung tongkat dewa memancar cahaya menyilaukan, panas menyapu seluruh pasukan disekitar, menjadikan mereka meleleh meninggalkan tengkorak yang juga kemudian menjadi debu yang pupus di terpa getaran gempa itu sendiri, kemudian semua diam dan sepi.

Dari ujung tongkat dewa memancar cahaya menyilaukan, panas menyapu seluruh pasukan disekitar, menjadikan mereka meleleh menin
Continue reading on ImagineIf →