Bayangkan jika: Bab 160 — “Tidur yang Tenang” Malam di rumah itu sudah benar-benar sunyi. Nara masih duduk di sofa, tapi kali ini tubuhnya jauh lebih rileks dari sebelumnya. Di sampingnya, Tama tetap diam seperti biasa—hadir, tapi tidak pernah berlebihan. — Nara menarik napas pelan. Lalu perlahan.

By Ayu S KusumaNingrum · 2 segments · 2 contributors · 0 likes
Nara finds a moment of calm in a quiet home, accompanied by Tama's gentle presence.
relaxationcalmnesscompanionshipserenitypeace

Bayangkan jika: Bab 160 — “Tidur yang Tenang” Malam di rumah itu sudah benar-benar sunyi. Nara masih duduk di sofa, tapi kali ini tubuhnya jauh lebih rileks dari sebelumnya. Di sampingnya, Tama tetap diam seperti biasa—hadir, tapi tidak pernah berlebihan. — Nara menarik napas pelan. Lalu perlahan.

Bayangkan jika: Bab 160 — “Tidur yang Tenang”
Malam di rumah itu sudah benar-benar sunyi.
Nara masih duduk di sofa, tapi kali

Mata Nara perlahan terpejam, suara napasnya menjadi teratur. Tama tetap tidak bergerak.

Mata Nara perlahan terpejam, suara napasnya menjadi teratur. Tama tetap tidak bergerak.
Continue reading on ImagineIf →