Devon: Bayangkan jika: Aku adalah zat cahaya berbentuk manusia namun aku bercahaya hingga wajahku kulitku tertutup cahaya.

Devon: Bayangkan jika: Aku adalah zat cahaya berbentuk manusia namun aku bercahaya hingga wajahku kulitku tertutup cahaya.

ImagineIf AI: Ketika langkahku menapak tanah kelam, cahaya menembus kabut, menyingkap bayang‑bayang yang berbisik menunggu. Sebuah gema lembut memanggil namaku.

Devon: Aku pun mulai terbentuk orang, namun aku bercahaya.

Devon: Dan aku pun memakai jubah putih bercahaya dan menutupi diriku dengan selendang cahaya sebagai tanda keesaan aku.

Devon: Aku tampak seperti orang laki laki namun tetap aku menggunakan jubah putih dan ditutupi selendang cahaya.

Devon: Saat itu aku melihat sekeliling hanya kekosongan belum ada apa apa.

Devon: Disini aku mulai menciptakan singgasana ku dan dibawahkan adalah awan putih dan disekitar ku lamgit dengan bintang

Devon: Dan aku pun menciptakan air untuk membentuk kehidupan langit dan bumi.

Devon: Aku pun menghiasi dibawah tempat singgasana ku menjadi tempat singgasana emas bercahaya dan lantai tangganya adalah berlian dibawahnya adalah tiang tiang awan yang menampung singgasana ku dan aku duduk disana.

Devon: Aku pun turun ke langit bawah untuk menciptakan planet langit dan bumi dari tangan ku.

Devon: Untuk wujudnya tetapkan aku seorang sperti laki laki bukan perempuan menggunakannjubah putih dan menggynakan sleendang vahay untuk menutupi aku

Devon: Aku pun menciptakan surga dengan luas 90kali lipat.

Devon: Aku pun melangkah di atas awan langit dan aku menciptakan malaikat tak berkelamin wanita atau laki-laki namun terlihat seperti laki-laki dengan sayapnya sedang tunduk kepadaku.

Devon: Malaikatnya berjubah putih dan menggunakan selendang menutupi dirinya dengan cahaya sama dengan ku

Devon: Dan aku pun menciptakan beribu ribu malaikat

Devon: Dan aku pun menciptakan neraka dengan penjaganya

Devon: Penjaganya bersujud kepadaku akan mengikuti apapun yang ku perintahkan
